JELANG akhir musim 2025-2026, persaingan perebutan takhta juara Liga 1 Indonesia kian memanas. Dua tim papan atas masih saling sikut di jalur perebutan gelar, membuat penentuan kampiun musim ini dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir. Poin sama yang dimiliki dua tim membuat setiap pertandingan menjadi penentu, sementara peluang juara masih terbuka lebar bagi keduanya untuk mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan memiliki peluang yang sama. Keduanya mengantongi 75 poin dari 32 pertandingan. Namun Persib Bandung memiliki kans juara paling besar dibanding Borneo FC. Meski kalah jumlah kemenangan dan selisih gol dari Borneo FC, tapi Persib Bandung unggul Head to Head. Setelah dua kali pertemuan, Persib Bandung selalu unggul. Masing-masing menang 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 5 Desember 2025 (putaran 1) dan menahan imbang Borneo FC dengan skor 1-1 di Stadion Segiri Samarinda.
Bukukan Tren Positif
Meski bercokol di posisi 2 klasemen sementara, Borneo FC lagi moncer-moncernya. Dari 5 laga terakhir, anak asuhan Fabio Lefundes berhasil menyapu bersih dan mendapatkan 15 poin sempurna. Sementara Persib Bandung berhasil mendapatkan dua kali imbang dan mengamankan poin penuh di 3 laga terakhir. Salah satunya berhasil menang dalam laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta 2-1 pada pekan ke-32 di Stadion Segiri Samarinda.
2 Laga Rasa Final
Dengan menyisakan 2 laga sisa bagi Persib Bandung dan Borneo FC, pun masih memiliki peluang yang sama untuk menjadi sang juara. Di hari yang sama pada Minggu (17/5/2026), kedua tim memiliki pertandingan tandang. Persib Bandung sendiri menjalani partai tandang menghadapi PSM Makassar. Borneo FC pun akan bertandang menghadapi Persijap Jepara (17 Mei 2026).
Kemudian kedua tim pun sama-sama memiliki pertandingan kandang. Persib Bandung akan menjamu Persijap Jepara, sedangkan Borneo FC akan melawan Maluku Utara United pada Sabtu (23/5/2026). Tentunya dua laga sisa ini menjadi laga hidup mati bagi kedua tim. Bahkan saling berharap masing-masing rival akan terpeleset satu sama lainnya.
Melihat hasil dari putaran pertama lalu, baik Persib Bandung maupun Borneo FC sama-sama meraih 1 kemenangan dan 1 kekalahan dari masing-masing calon lawan. Persib Bandung berhasil mengamankan 3 poin dari PSM Makassar dengan skor 1-0 dan harus mengakui keunggulan tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 2-1.
Begitupun dengan Borneo FC pada putaran pertama lalu. Saat melawan Persijap Jepara berhasil mengamankan 3 poin di Stadion Segiri dengan skor 3-1. Sementara itu mengakui keunggulan tuan rumah Maluku Utara United dengan skor 3-2.
Situasi tersebut membuat persaingan perebutan gelar Liga 1 musim ini dipastikan berlangsung hingga detik terakhir. Sedikit saja kehilangan poin, peluang juara bisa langsung berpindah tangan. Karena itu, konsistensi dan mental bertanding menjadi faktor utama yang akan menentukan siapa pantas berdiri di podium tertinggi pada akhir musim nanti.
Bagi Persib Bandung, pengalaman dalam menghadapi tekanan perebutan gelar menjadi modal penting untuk menjaga peluang tetap terbuka. Tim berjuluk Maung Bandung itu hanya membutuhkan hasil maksimal sambil mempertahankan keunggulan Head to Head atas rivalnya. Dan berhasil mengawinkan Juara Liga 1 Indonesia musim 2024-2025 dan musim 2025-2026.
Di sisi lain, Borneo FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tren kemenangan beruntun membuat Pesut Etam menjadi ancaman serius dalam perebutan trofi musim ini. Performa tajam lini depan serta konsistensi permainan menjadi modal besar untuk terus menekan Persib Bandung hingga pekan terakhir.
Atmosfer panas pun dipastikan terasa di dua pertandingan penutup musim. Dukungan suporter, tekanan klasemen, hingga tensi di atas lapangan bakal menjadi warna tersendiri dalam penentuan juara musim 2025-2026.
Kini, dua tim tersisa. Satu trofi diperebutkan. Dan hanya tim yang mampu menjaga konsistensi hingga akhir yang akan dinobatkan sebagai penguasa baru sepak bola Indonesia.
Penulis : Muhammad Rafi’i



