Sambut Hari yang Fitri : Polres Kukar Siap Amankan Mudik Hingga Awasi Ketersediaan BBM

TENGGARONG – Pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kutai Kartanegara (Kukar) dipersiapkan secara menyeluruh oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait. Selain menyiagakan ratusan personel dan puluhan pos pengamanan, kepolisian juga meningkatkan patroli rumah kosong serta pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Langkah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang akan berlangsung selama hampir dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, mengatakan koordinasi lintas sektoral terus diperkuat agar seluruh pihak memiliki kesamaan langkah dalam menjaga keamanan selama periode mudik dan libur Lebaran.

Dalam operasi tersebut, Polres Kukar menyiapkan 21 pos pengamanan dan pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis jalur mudik. Pos-pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu di kawasan Taman Tanjong, tiga pos pelayanan di Kilometer 38 serta dua titik rest area, satu pos pengamanan di kawasan Lembuswana, dan 16 pos lainnya yang tersebar di wilayah hukum Polsek jajaran.

“Kita siapkan pos pengaman dan pelayanan di titik-titik strategis yang menjadi jalur mudik di wilayah Kukar,” ujar Khairul.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, sekitar 150 personel kepolisian diterjunkan. Pengamanan juga diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai instansi sehingga total kekuatan yang disiagakan mencapai 348 personel.

Petugas nantinya ditempatkan di sejumlah lokasi yang diperkirakan ramai selama masa libur Lebaran, mulai dari jalur mudik, tempat ibadah, hingga kawasan destinasi wisata.

Selain fokus pada keamanan, kepolisian juga memberi perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dilalui pemudik. Patroli akan dilakukan secara rutin, termasuk koordinasi dengan dinas terkait untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.

“Kalau ada jalan rusak yang belum sempat diperbaiki, kami akan memasang imbauan atau rambu-rambu agar masyarakat lebih berhati-hati,” jelas Khairul.

Pengamanan juga mencakup sektor transportasi air. Melalui Satpolair, masyarakat diimbau memperhatikan kelayakan kapal dan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung saat melakukan perjalanan.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar turut memperkuat pengamanan dengan menyiapkan sekitar 30 personel yang akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan.

Kepala Seksi Pengawasan LLAJ Dishub Kukar, Heru Setiawan, mengatakan keterlibatan pihaknya merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polda Kalimantan Timur (Kaltim).

“Personel Dishub akan ditempatkan di beberapa titik seperti Pos Samboja, Pos Terpadu Taman Tanjong, Pos Pengamanan Lembuswana, serta sejumlah rest area,” ujarnya.

Awasi Rumah yang Ditinggal Mudik

Selain pengamanan jalur mudik, Polres Kukar juga memberi perhatian khusus terhadap keamanan permukiman warga selama musim mudik. Hal ini dilakukan mengingat banyak rumah yang ditinggalkan pemiliknya untuk pulang ke kampung halaman.

Kapolres Kukar mengimbau masyarakat agar melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat jika akan meninggalkan rumah dalam waktu lama.

“Kami mengimbau masyarakat yang mudik atau berlibur agar memberitahukan rumah kosong kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat agar dapat menjadi perhatian dalam patroli,” katanya.

Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, menambahkan bahwa rumah kosong menjadi salah satu sasaran pengamanan dalam operasi kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri membuat rumah yang ditinggalkan berpotensi menjadi target tindak kriminalitas.

“Rumah yang ditinggalkan pemiliknya termasuk dalam sasaran operasi, karena mobilitas masyarakat saat Ramadan dan Lebaran sangat tinggi,” jelas Roganda.

Awasi Ketersediaan BBM Bagi Pemudik

Selain itu, Polres Kukar juga meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan kualitas BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dari Operasi Ketupat tahun sebelumnya.

Roganda mengungkapkan, pada pelaksanaan operasi tahun 2025 sempat muncul dugaan adanya BBM yang tercampur air di salah satu SPBU sehingga menyebabkan kendaraan masyarakat mengalami gangguan.

“Kejadian tahun lalu menjadi perhatian kami, karena sempat ada dugaan BBM yang tercampur air sehingga kendaraan masyarakat mengalami gangguan,” ungkapnya.

Kepolisian juga mencermati potensi gangguan pasokan energi yang dipengaruhi situasi global, seperti konflik di berbagai negara serta serangan terhadap fasilitas produksi minyak dunia.

Meski demikian, Polres Kukar memastikan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait agar distribusi BBM dan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.

Pihak kepolisian juga menegaskan tidak akan mentolerir praktik penimbunan BBM atau kebutuhan pokok yang dapat merugikan masyarakat. Satgas penegakan hukum disiagakan untuk menindak tegas setiap pelanggaran.

“Jika ada pihak yang mencoba menimbun atau memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Roganda.

Dengan berbagai langkah pengamanan tersebut, diharapkan masyarakat Kukar dapat menjalani ibadah Ramadan serta merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran. (*)

Penulis : Tim Redaksi RadarKukar
Editor : Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.