Bupati Kukar Rencanakan “Workspace” di Tangga Arung Square untuk Ruang Rapat OPD

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana akan membuat workspace dan ruang rapat baru, bagi aparatur pemerintah dan masyarakat, di kawasan Tangga Arung Square. Ia ingin kawasan ini tak hanya menjadi pusat kuliner saja, tetapi juga ekosistem kerja yang produktif.

Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menjelaskan bahwa keberadaan workspace ini akan memanfaatkan ruang-ruang terbuka yang masih tersedia luas di kawasan tersebut, agar lebih bernilai manfaat.

“Kita ingin bahwa di Tangga Arung Square ini terbangun ekosistem yang baik, di mana juga aktivitas-aktivitas seperti rapat, meeting, hal-hal yang sifatnya strategis juga bisa dilakukan di sana,” ungkap Bupati dr Aulia, pada Kamis (19/2/2026).

Ketua Pengelola Tangga Arung Square, Adi, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan ruang rapat di area ini akan mengubah pola kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini yang biasanya dilaksanakan di luar kawasan atau hotel.

“Rencananya akan dibangun ruang rapat di area ini, supaya rapat-rapat OPD tidak lagi di hotel, tapi di sini. Makanannya diambil dari tenant yang ada, sehingga perputaran ekonomi terjadi di dalam kawasan ini juga,” ujar Adi.

Ia menambahkan bahwa spesifikasi ruang rapat yang direncanakan tidak perlu terlalu besar, menyesuaikan dengan ketersediaan lahan yang ada. “Ukuran ruang rapat menyesuaikan lokasi, tidak perlu besar-besar, mungkin sekitar 6×10 atau 6×12 meter, itu sudah cukup,” tambahnya.

Pihak pengelola berharap proses pembangunan dapat dimulai secepatnya, agar dampak positifnya segera dirasakan oleh para pedagang dan daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Rencana pembangunan ruang rapat ini kemungkinan setelah lebaran. Kalau pemerintah yang membangun, harapannya bisa cepat. Kita siap mencari pihak ketiga jika diminta. Karena kalau ruang rapat ini ada, pasti akan meningkatkan keramaian dan kunjungan ke sini, dan otomatis PAD juga meningkat,” pungkasnya

Selain penyediaan ruang rapat, ke depan pemerintah juga akan mengarahkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memaksimalkan makan siang di Tangga Arung Square. Langkah ini diharapkan menjadi pendorong utama pergerakan ekonomi di kawasan Tangga Arung Square, sehingga para pedagang mendapatkan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah daerah.

Penulis: Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.