TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memaparkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.
Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri dalam kegiatan expose pembangunan daerah yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (31/12/2025).
Bupati dr Aulia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari keterbukaan informasi dan komunikasi pemerintah daerah, kepada masyarakat terkait program pembangunan yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir.
Ia mengungkapkan, hingga akhir 2025 pelaksanaan pembangunan melalui visi misi Kukar Idaman Terbaik menunjukkan tren positif di berbagai sektor. Dari sisi pengelolaan keuangan, Pemkab Kukar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sementara Indeks Kepuasan Masyarakat tercatat sebesar 89,64 dengan kategori sangat baik. Untuk penanganan stunting, Kukar juga mencatatkan capaian terbaik di Kalimantan Timur dengan prevalensi 12,4 persen.
”Ekspos ini kami sampaikan sebagai media komunikasi pemerintah daerah kepada masyarakat,” ujar dr Aulia.
Menatap tahun 2026, dr Aulia menyebutkan bahwa arah pembangunan Kukar Idaman Terbaik difokuskan pada penataan kelembagaan pemerintah daerah, serta pemerataan infrastruktur yang berkelanjutan. Fokus kebijakan meliputi peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, penguatan sumber daya manusia kesehatan, serta integrasi kebijakan daerah dengan program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Pemkab Kukar juga akan mendorong peningkatan kualitas jaringan internet, penguatan layanan data dan informasi, serta kemudahan perizinan hingga menjangkau kecamatan, desa, dan kelurahan.
dr Aulia juga memastikan program RT-Ku Terbaik siap diterapkan secara penuh pada 2026. Program ini dirancang untuk memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pelayanan publik dan penyelesaian persoalan sosial di tingkat masyarakat.
”Tadi siang kami sudah melakukan ekspos akhir untuk RT-Ku Terbaik. Seluruh regulasi sudah kita rapikan agar program ini bisa berjalan sesuai aturan,” pungkasnya. (RK)



