Edi Damansyah Pertanyakan Wacana AYL-AZA untuk Bangun Rel Kereta di Kukar

TENGGARONG – Memasuki sesi tanya jawab, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Edi Damansyah – Rendi Solihin, mempertanyakan rencana paslon nomor urut 2, Awang Yacoub Luthman – Akhmad Zaiz (AYL-AZA), untuk membangun rel kereta api dari Kecamatan Tabang ke Muara Kaman.

“Pertanyaannya, di mana stasiunnya dan bagaimana pembiayaannya?” tanya Edi Damansyah.

Menanggapi pertanyaan tersebut, pasangan AYL-AZA menegaskan bahwa rencana pembangunan ini merupakan upaya mendukung aktivitas industri pertambangan dan perkebunan kelapa sawit yang sering merusak akses jalan masyarakat.

“Kami tidak membangun mimpi, tapi kenyataan. Sungai Belayan tidak mampu menampung investasi yang ada di Tabang sehingga mengganggu infrastruktur jalan kita. Rel kereta adalah solusi yang realistis bagi kami,” tegas Awang Yacoub.

Di sisi lain, paslon nomor urut 3, Dendi Suryadi – Alif Turiadi, turut merespons wacana tersebut. Menurut Dendi Suryadi, pembangunan rel kereta api bukanlah infrastruktur yang perlu diprioritaskan di Kukar.

“Bagaimana mau membangun rel kereta, sementara jalan, listrik, dan air bersih saja belum memadai,” tutup Dendi Suryadi.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.