Lama Dinanti, Open Race Perahu Mini Dinamo Blender Jantur Selatan Akhirnya kembali Digelar

TENGGARONG – Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, saat ini sedang bersiap memberikan tontonan unik yang akan menghibur masyarakat. Salah satunya melalui ajang Open Race Jantur untuk lomba Perahu Mini Dinamo Blender. Kompetisi yang menjadi magnet bagi ratusan penghobi perahu mini ini, dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/6/2026) mendatang di Lapangan Sepak Bola Porsim, Jantur Selatan RT 7.

Ajang lomba kali ini membuka kelas Dinamo Blender Racing/Bebas dengan regulasi spesifikasi baterai maksimal 4.20 volt/tipe 18650 (merek bebas). Pihak panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp20 ribu per perahu dan biaya daftar ulang Rp20 ribu. Batas akhir pendaftaran ditutup pada Senin (15/06/2026), sementara pada hari esoknya pelaksanaan peserta diwajibkan hadir maksimal pukul 08.00 WITA.

Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Jantur Selatan, Muhriadi, mengungkapkan bahwa kompetisi ini digelar murni sebagai sarana hiburan bagi warga. Menurutnya, tren balap perahu mini ini awalnya mencuat di masa pandemi COVID-19 sekitar tahun 2020–2021 lalu. Untuk tahun 2026 ini suasananya diprediksi kembali meriah di Desa Jantur Selatan.

“Lomba ini sederhana saja, sekedar hiburan, tidak ada acara-acara tertentu, tapi peminatnya banyak,” ungkap Muhriadi, pada Minggu (14/6/2026).

Karena saat ini masih dalam tahap status open race, kepesertaan kompetisi ini terbuka untuk umum dan tidak terbatas untuk Kabupaten Kukar saja. Penghobi dari wilayah luar daerah seperti Samarinda hingga Kutai Barat (Kubar) diperbolehkan untuk ambil bagian.

“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah perahu yang berpartisipasi selalu membeludak hingga mencapai lebih dari 100 perahu,” tambahnya.

Perlombaan ini nantinya akan menerapkan sistem gugur. Menariknya, panitia memberikan kelonggaran bagi peserta yang kalah di putaran pertama untuk mendaftar ulang kembali. Asalkan proses tersebut dilakukan sebelum seluruh race di putaran pertama berakhir.

Mengenai durasi pelaksanaan, Muhriadi menjelaskan bahwa jalannya lomba sangat bergantung pada pembagian kelas yang dibuka oleh panitia, yakni kelas standar dan kelas bebas.

“Pada kelas standar, dinamo asli sama sekali tidak boleh dibedah atau diotak-atik, sementara untuk kelas bebas peserta diperbolehkan memodifikasi dinamonya,” jelas Muhriadi.

​”Biasanya yang paling cepat itu bisa sampai seharian full. Bahkan dulu pernah di Kota Bangun sampai satu hari satu malam,” tambahnya.

Menjelang hari pelaksanaan, persiapan panitia di lapangan dipastikan berjalan matang. Area sirkuit atau arena pertandingan telah dinyatakan siap, dan agenda panitia saat ini adalah merampungkan pemasangan umbul-umbul serta instalasi sound system.

Selain memperebutkan gengsi, para pemenang dalam ajang Open Race Jantur Selatan ini juga akan membawa pulang hadiah yang sangat menarik. Mulai dari piala, sertifikat, hingga uang tunai dengan nominal Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

Melalui momentum ini, Muhriadi turut mengimbau dan berpesan kepada seluruh calon peserta untuk mengutamakan ketepatan waktu saat hadir di lokasi arena.

“Kami menekankan pentingnya kejujuran dalam mematuhi aturan spesifikasi alat, terutama pada kelas standar yang melarang keras adanya modifikasi pada komponen dinamo,” tutupnya.

Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor: Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.