TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kini tengah mengambil langkah, dalam mengendalikan postur anggaran belanja daerah. Kebijakan ini diberlakukan secara ketat menyusul adanya perlambatan pada tren penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat menuju kas daerah, pada pertengahan tahun berjalan.
Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, mengatakan bahwa persentase kiriman dana dari pusat mengalami deviasi atau penurunan kecepatan irama, jika dibandingkan dengan realisasi tahun-tahun sebelumnya.
“Jadi sekarang itu transfer keuangan pusat ke Pemkab kukar itu sudah sekitar 25 persen, meskipun trennya di tahun-tahun sebelumnya ketika sudah memasuki bulan 6 itu transfer itu sudah di angka 40 persen,” ungkap Bupati Aulia, pada Kamis (4/6/2026).
Mengantisipasi implikasi penurunan rasio terhadap kas operasional, seluruh program belanja daerah dipantau secara ketat dan menunda yang bersifat insfraktruktur. “Nah sekarang ini kita berupaya untuk mengendalikan belanja sehingga ini rigid kita monitor sehingga kita nanti akan menyesuaikan proses belanja ini di perubahan,” jelas Bupati Aulia.
Bupati Aulia juga mengatakan bahwa untuk memberikan jaminan penuh bagi masyarakat serta hak-hak normatif aparatur dan program program kerakyatan, yang berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat sama sekali tidak akan dipotong atau ditangguhkan.
“Untuk gaji, insentif, dan program-program kerakyatan misalnya bantuan langsung tunai, hal-hal yang menunjang untuk kesejahteraan masyarakat secara langsung. Itu kita pastikan itu akan terselenggara dan mungkin yang agak kita tunda itu yang bersifat infrastruktur,” jelasnya.
Meskipun pembatasan pendanaan pada sektor pembangunan fisik ditunda, akan tetapi Pemkab Kukar tetap memberikan prioritas tertinggi bagi pengerjaan fisik kedaruratan. Terutama yang bersinggungan langsung dengan mitigasi bencana serta keselamatan jiwa masyarakatnya.
“Tapi kalau infrastruktur yang misalnya mengatasi longsoran, untuk yang bersifat keselamatan warga masyarakat, itu juga kita prioritaskan, kita lihat lah prioritas-prioritas pembiayaan kita ini,” tutup Bupati Aulia.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



