BONTANG – Aparat kepolisian di Bontang meningkatkan patroli malam selama bulan Ramadan guna mencegah aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak standar yang meresahkan masyarakat.
Dalam operasi yang digelar selama pekan kedua Ramadan, jajaran Polres Bontang melalui Satuan Lalu Lintas Polres Bontang mengamankan puluhan sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bontang, Purwo Asmadi, menjelaskan bahwa total sekitar 50 kendaraan diamankan dalam kegiatan penertiban tersebut.
Sebagian besar kendaraan yang ditindak menggunakan knalpot bising atau knalpot brong yang tidak sesuai standar pabrikan. Selain itu, polisi juga menemukan beberapa pengendara yang diduga terlibat dalam aksi balap liar di sejumlah ruas jalan.
“Pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar langsung kami lakukan penilangan, dan kendaraan diamankan sementara,” ujar Purwo, Sabtu (7/3/2026).
Ia menambahkan, pemilik kendaraan diminta mengganti knalpot dengan komponen standar sebelum sepeda motor dapat diambil kembali dari kantor polisi.
Sementara untuk pengendara yang terlibat balapan liar, petugas juga melakukan penindakan tegas dengan penilangan serta penahanan kendaraan sebagai upaya memberikan efek jera.
Menurut Purwo, sebagian besar pelaku balap liar merupakan remaja yang masih berstatus pelajar dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Karena itu, pihak kepolisian mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat malam hari selama Ramadan.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga ketertiban dengan melaporkan jika menemukan aktivitas balap liar melalui layanan darurat kepolisian di nomor 110.
“Kami berharap masyarakat dan orang tua ikut mengawasi, agar kejadian seperti ini bisa dicegah sejak awal,” katanya.
Langkah patroli dan penertiban ini akan terus dilakukan selama Ramadan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Bontang. (RK)



