TENGGARONG – Rencana kelanjutan pembangunan jembatan di Kecamatan Sebulu, kini menjadi sorotan utama. Camat Sebulu, Edy Fachruddin, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut. Terutama setelah adanya insiden kapal yang tenggelam di Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu.
Pembangunan jembatan ini dinilai menjadi solusi, untuk menjamin keselamatan warganya. Mengingat selama ini masih mengandalkan jalur penyeberangan sungai, sebagai sarana transportasi penghubung utama.
Meski urgensi pembangunan meningkat, Edy Fachruddin mengakui adanya tantangan besar dari sisi finansial. Saat ini, kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran, yang terjadi di seluruh Indonesia.
“Ya, mudah-mudahan kita mengharapkan dengan adanya kejadian tenggelam ini, pemerintah kita segera untuk membangunkan jembatan tersebut,” ungkap Edy Fachruddin.
“Walaupun mungkin pembiayaannya agak berkurang karena terkait efisiensi, yang dimana finansial kita dipotong kurang lebih 67 persen di APBD kita,” tambah Edy.
Akibat pemotongan anggaran tersebut, saat ini alokasi dana pemerintah daerah lebih diprioritaskan untuk kebutuhan dasar operasional. “Hingga saat ini dana yang tersedia hanya diperuntukkan bagi pembayaran gaji, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), serta biaya operasional rutin seperti listrik dan air,” ujar Edy.
Terkait teknis pelaksanaan di lapangan, pihak kecamatan mengaku belum menerima informasi detail. Saat ini, pemerintah kabupaten masih menunggu kepastian terkait skema transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah, untuk memastikan kelanjutan proyek fisik.
“Untuk perencanaannya mungkin belum, informasinya secara teknis belum tahu. Kita sambil menunggu terkait transport dari pusat ke daerah memastikan. Untuk kegiatan (pembangunan) belum bisa berjalan,” tambahnya.
Proyek jembatan yang diproyeksikan menjadi jembatan modern ini, masih menyisakan beberapa tahapan besar yang memerlukan biaya tinggi. Ia merincikan bahwa pekerjaan ke depan masih memerlukan pembangunan fondasi, pembukaan jalan penghubung, hingga pengerjaan bentangan jembatan.
“Di akhir nanti, bentangan jembatannya yang memerlukan dana yang luar biasa,” tutup Edy.
Penulis: Shavira Ramadhanita



